dilimpekke ke dieng
sebel. bram, tunjung, arun, paimun, bimo nglimpekke saya ke dieng. sebel. sebel. sebel.
saya baru ingat untuk menelpon bram, saat sedang menghabiskan seporsi sate babi dan bakmoy di kedai milik robi, semalam. suara dari seberang mengabarkan sedang dalam perjalanan ke dieng bersama teman-teman. hunting foto, dan sejenisnya.
ih, kenapa nggak ngajak saya?
“duh, lali fem. lali blas!!!!”
huuuu … sedihnya dilimpekke. bisa-bisa melupakan makhluk besar ini. sebel ah. sebel.