ngembangi ayah dan ibu
saya ke makam ayah dan ibu lagi.
kali ini, sangu saya dua buket kembang mawar merah dan merah muda yang mekruk lantaran semalaman saya rendam di air di kamar mandi. indah.
saya tahu, saya bangun kesiangan. alarm pagi nyatanya tak bisa memaksa saya beranjak setelah merebah tiga jam. ah. harusnya pagi lebih indah. bercengkerama dengan ayah dan ibu di rumahnya yang baru.
pdanya saya bilang, semoga keduanya baik-baik saja. akur. berbagi perbincangan dan gelapnya rumah tinggal yang baru. dan juga, Dia senantiasa menerangi keduanya dengan bahagia yang amat sangat. saya percaya, Dia telah membuat segala sesuatu indah pada waktunya.
be, bu, si bungsu kangen.