ngengkol sepeda lempit
saya tidak akan pulang untuk seminggu ke depan, bahkan dua minggu ke depan, atau mungkin lebih.
itu sebabnya, dengan rela saya sewakan pinjamkan sepeda saya pada yang ingin mencoba kedahsyatan sepeda lempit. kali ini giliran prast.
weleh. saya harus ngengkol dari rumah di bumijo saat siang bolong, ke galangpress. speed 4, atau speed 5, lumayanlah terkayuh hingga ke baciro. padahal ada dua tas yang ada dipunggung saya. uwh.
iya, iya, saya tetap rela kok.
saya juga harus mengajari bagaimana melempit sepeda. juga, membukanya. salah-salah, bisa melipet tapi nggak bisa membuka. kojur, to.
nah. nitip ya. harap dijaga, ada begitu banyak kenangan di sana.