Archive for alun-alun kidul

masangin

Posted in ngrasani jogja with tags , , on May 4, 2008 by femi adi soempeno

semalam, kyle selalu belok ke kiri saat mencoba menembus dua beringin kecil di alun-alun kecil.

masangin. iya, masangin di alun-alun kidul ini selalu memesona. kyle mencoba melewati jalan antara dua beringin yang ada di tengah alun-alun dengan mata ditutup scarf yang saya punya. tiga kali serong. tiga kali gagal.

konon, kalau sampai bisa melewati pohon beringin itu dan tak serong atau menabrak, maka make a wish nya bakal terkabul. keberkahan juga bakal dikantonginya. dan, jangan pernah mengintip. konon lagi, kalau mengintip maka akan masuk ke dunia lain. dan, bakalan mendapati alun-alun dalam keadaan sepi dan sulit untuk kembali ke alam nyata lagi. mau mencoba? ehm.

yang keempat, kyle bisa. ia jejingkrakan. gembira.

begitulah, mitos tetap dihidupkan. mencoba ngalap berkah dari tradisi kuno ini seperti memasrahkan diri pada Yang Punya Hidup.

sesudahnya, dua mangkok wedang ronde saya lahap.

 

lihat gajah di alkid

Posted in ngrasani jogja with tags , on April 6, 2008 by femi adi soempeno

alkid. alun-alun kidul. alun-alun selatan. alun-alun cilik.

lapangan rumput berbentuk bujursangkar ini selalu mempesona! gosh. lebih dari sekadar hamparan rumput yang menghijau dan becek di musim hujan dan rumput yang mengering dan berdebu di musim kemarau, alun-alun kidul itu hangat.

ada perbincangan di bibir lapangan. dengan pedagang makanan. pedagang mainan. sesama pejalan kaki. ada juga bajigur yang sedap yang bisa dicicipi sembari menghabiskan sore. sesudahnya, berganti dengan semangkok mini wedang ronde.

alun-alun selatan ini merupakan penyeimbang alun-alun utara. alun-alun selatan disimbolkan dengan gajah yang nglremke, tenang. berbeda dengan alun-alun utara yang berwatak ribut. itu sebabnya, alkid ini tempat untuk ngleremake ati para dewa.

di salah satu sisi alun-alun kidul, ada rumah gajah. —saat saya kecil dulu, disinilah saya berlatih menari jawa.— sesekali, gajah ini mengeluarkan suara yang sangat keras. seperti berteriak. mungkin hanya iseng saja. tapi bisa jadi ia letih, atau lapar.

gajah bukan hanya jadi tontonan. tetapi tungganggan saban sore. anak-anak, atau orang dewasa, boleh menunggang gajah ini. ongkosnya Rp 1000 untuk satu putaran rumah gajah. 

ehm. saya tiba-tiba ingin minum wedang ronde di depan sitihinggil.