Archive for bumijo

patah kunci

Posted in tilik bapak-ibu with tags , , , on August 3, 2008 by femi adi soempeno

dingin kian menggiggit saat saya tahu kunci saya patah di dalam. ah. sialan.

saya tak bisa masuk.

tapi masih ada kunci di pintu samping. hanya saja, bagian dalam untuk masuk ke rumah inti tetap saja digerendel dari dalam. weleh. saya sungguh tak bisa masuk.

saya sudah mencoba mencelupkan tangan saya untuk membuka gerendel, hanya saja tak bisa mencapai ke anak grendel yang kedua. jadinya, ya tetap saja tidak bisa dibuka.

mau tak mau, mencari tetangga yang memiliki tangan kecil. jadilah saya minta tolong pada pak RT yang masih meriung di warung bu koyo.

dan bisa dibuka! aah … terima kasih. saya bisa tidur dengan tenang di kasur hangat di dalam kamar. maturnuwun sanget.

film, dan seharian di rumah

Posted in tilik bapak-ibu with tags , , on June 13, 2008 by femi adi soempeno

hari ini malas sekali mau keluar.

jadinya, seharian hanya menonton teve saja. setelah reparasi dvd player diambil, jadilah marathon menonton film. kartun. drama. sedapnya.

film memang menumpuk di rumah. dibeli tapi belum ditonton. maklum, belakangan lebih suka keluyuran ketimbang tinggal di rumah. tetapi agaknya ngomah harus mulai dilakukan lagi.

teman menonton teve adalah chicken wings. tapi kali ini kok oily banget. sudah mencoba dientas dengan kertas cokelat penyerap minyak, tetap saja minyaknya tak bisa habis. humh. *tapi namanya digoreng, tentu saja berminyak. kalau di rebus, lain perkara.*

ada yang maun nonton film dengan saya? 

steak, dan berhasil!

Posted in mangan-mangan, tilik bapak-ibu with tags , , on June 9, 2008 by femi adi soempeno

jumat kemarin saya menemukan bumbu bbq, yaitu del monte. sedap ah, tinggal diusap, didiamkan semalaman dan grill saja.

batal membikin steak lagi sudah membayang. sialan ah. tak mudah membuka kaleng kaca del monte dengan tangan kanan saya yang cacat. tapi untungnya ada yang bisa diajak sambatan. pak jum, tetangga sebelah. dan … bisa!

jadi saya melumurinya dengan bumbu del monte, membubuhinya dengan merica dan garam. sesudahnya, mendiamkannya di kulkas selama semalaman.

barusan saya membakarnya diatas panggangan. ini minggu kedua saya mencoba bikin steak. hasilnya? mantab! empuk! hanya saja, tetap gosong di bagian pinggir.

tak apa. begini saja sudah nikmat.

ada yang mau steak bikinan femi?

bulat dan memanjang

Posted in tilik bapak-ibu with tags , on June 8, 2008 by femi adi soempeno

saya tak tahu model apa yang terbaik untk tetean di depan rumah.

dan selalu saja modelnya sama, dan sama lagi. bulat di bagian atas, dan kemudian memanjang ke bawah, lebih ramping.

sesungguhnya saya ingin di bagian bawah itu tanpa adanya daun tetean. jadi, batang saja. tetapi itu rupanya tidak mudah. batang tetean tak cukup kokoh, besar dan seksi untuk tampil solo tanpa dedaunan.

rasanya, model yang selalu sama pun tetap bagus.

dan saya merampungkannya di malam hari. kalau siang … panas!

masak steak

Posted in mangan-mangan, tilik bapak-ibu with tags , , , on May 26, 2008 by femi adi soempeno

saya mencoba masak steak.

senangnya masak yang serba sapi. saya penyuka sapi. olahan apapun itu. dan siang ini yang saya masak adalah steak! wwoooooooowww …

sirloin yang saya beli kemarin, kadung saya masukkan pada freezer. ah, ini kesalahan! mestinya tidak masuk dalam freezer. daging jadi mengeras. dingin. beku.

yah, akhirnya dipanggang apa-adanya.

hasilnya? cangkem ini pegel mengunyahnya. dagingnya keras. aih.

sepertinya saya harus lebih serius mencari resep jitu dan benar soal per-steak-an.