Archive for kyle

a day without american

Posted in konco-konco, tilik bapak-ibu with tags , , on May 25, 2008 by femi adi soempeno

kyle tidak lagi di rumah.

sepi juga tidak ada dia. aktivitas kembali seperti semula. membersihkan rumah, masak untuk sendiri, jalan-jalan sendiri. selebihnya, menonton televisi dan film-film dari cakram dvd.

saya lihat wine itu masih teronggok di lemari. great. tidak terangkut olehnya. hanya saja, kemana kamus idiomatic expression milik bapak? olala …

beberapa makanan membusuk di rumah. persisnya, di dapur. gosh. salak, pisang, gambas … hasilnya, ya otomatis masuk kantong hitam. sampah.

dan saya bersantai di rumah. mencermati televisi, film, musik, dan membereskan rumah tanpa perlu terburu-buru.

my real home. sungguh, ini bener-bener rumah bumijo!

sungguh, ini a day without american. :)

sink penuh piring kotor

Posted in tilik bapak-ibu with tags , , on May 9, 2008 by femi adi soempeno

sampai jogja siang hari. saya capek. saya lapar.

tapi apa yang saya jumpai di dapur? sink penuh. sampah penuh. owh, noo kyle! rasanya ingin mengganti semua piring dengan stereofoam. hiks.

untungnya sebungkus bolu kukus mengganjal perut saya. juga, garang asem yang saya beli dari pasar kranggan. saya membereskannya dengan penuh keriangan.

pelan-pelan, membereskan isi sink. mencuci bersih semua piring dan perkakas kotor. kemudian, membereskan meja dapur, dan membersihkan isi rumah. perbincangan dengan teman-teman di ruang bincang maupun lewat pesan pendek membikin hari saya berlalu lebih cepat.

semoga semuanya segera ’selesai’.

 

RSCC

Posted in ngrasani jogja with tags , , on May 2, 2008 by femi adi soempeno

kyle menuliskan nama rumah sakit yang asing bagi telinga saya: RSCC.

rumah sakit condong catur. aih. rumah sakit ini rupanya baru. darinya saya mendengar nama ini. dan ia begitu bangganya bercerita soal kenyamanannya berjejalin dengan dokter paulus di rumah sakit ini. uhm.

dan pagi ini saya digeretnya. menuju RSCC kebanggaannya.

letaknya ada di belakang rumah sakit internasional di condong catur. mblusuk. harus sedikit ‘berusaha’ untuk menuju rumah sakit ini. letaknya sungguh-sungguh ada di tengah pemukiman penduduk. usai memarkirkan kendaraannya, kyle masih menggeret saya masuk.

bersih. hijau. baru. mungil. sepi.

tapi, lebih dari itu, saya tahu kenapa kyle menyukai rumah sakit yang mblusuk ini. yaitu, karena dokter paulus bisa berbicara berbahasa inggris dan menjelaskan beragam hal dengan bahasa ibunya.

pasar burung, dan batal masuk

Posted in ngrasani jogja with tags , , on May 2, 2008 by femi adi soempeno

saya tak pernah suka ke pasar burung di ngasem.

pertama, karena memang tak suka unggas-unggasan dan burung-burungan. kedua, saya tak sedang dalam rangka mencari hewan peliharaaan di rumah. ketiga, saya tak suka bau tai hewan di kawasan itu.

tapi sore ini kyle mengajak ke pasar burung. uhm.

pasar ini sudah ada sejak tahun 1809 dan menjadi pasar burung tertua di jogja. penjual burung mengangkangi sepertiga dari luas pasar burung yang ada. tapi yang dijual bukan cuma burung saja, tapi juga beragam hewan lain. misalnya ular, ikan hias, anjing, kucing, musang, berbagai jenis ayam hingga kelinci. konon, disinilah dulu para bangsawan jajan burung peliharaan. maklum, burung menjadi simbol status sosial kebangsawanan jaman dulu setelah kuda sebagai transportasi dan keris sebagai senjata.

banyak turis yang juga melancong sampai ke sini, usai bertandang ke kraton dan tamansari. maklum, letaknya berada dalam area yang sama. tak heran, kyle sangat ingin berkunjung ke sini.

kendaraan sudah diparkirkan. sudah masuk ke dalam area pasar burung. tapi, niat diurungkan. “bagaimana dengan flu burung?” tanya kyle.

gosh. kyle dan saya pun kemudian menyingkir dengan segera dari area ini.

bakmi paku pak rebo

Posted in mangan-mangan with tags , on April 27, 2008 by femi adi soempeno

barusan saya dan kyle ke bakmi paku.

sebenernya mau ke bakmi pawirotaman langganan bekas presiden soeharto. tapi tutup. jadilah kendaraan meluncur ke bakmi paku pak rebo di bilangan brigjen katamso. ah, beruntung. saat datang, belum ada pengunjung.

saya meninggalkan kyle di warung tenda itu sendirian, sementara saya bakal berburu beberapa kosmetik di toko sebelah.

usai menjinjing satu tas plastik belanjaan, eh, warung sudah penuh! makanan saya juga sudah siap disantap. ah, sedapnya! kyle berbincang dengan pengunjung lain. tapi … olala … wajah kyle memerah. kepedasan. owh, tidak!

habis.

seporsi bakmi rebus kuning dengan kuah kental dan gurih dari telur bebek.