tangan saya masih sakit sejak ditabrak kendaraan april lalu. shoot.
makanya, saya menyediakan waktu untuk bertandang ke rumah sakit dan menjumpai dokter syaraf. tujuannya, ya biar sembuh dong ya.
nyatanya, hanya di-mek saja. disentuh, gitu. kemudian si dokter urik-urik surat, merekomendasikan agar saya fisioterapi selama tiga hari berturut-turut. wah, saya tahu, saya ngeri dengan yang begini-begini.
tapi saya lebih tahu, saya harus sembuh. satria, teman berkereta, mengalami hal serupa dan tidak juga sembuh. shoot. “kadang masih nyeri,” katanya.
waduh. padahal ini aset. untuk mengangkat galon air. untuk membuka selai. untuk membuka saus tomad untuk pasta.
ayah, ibu, bagaimana ini.









