Archive for pulang

batal pulang

Posted in tilik bapak-ibu with tags , , on July 4, 2008 by femi adi soempeno

saya batal pulang.

sebel deh. padahal saya sudah mengantongi tiket pulang ke jogja jumat ini. lantaran ada tulisan yang kudu muat hari senin, mau tak mau saya harus tinggal untuk menulis. jadinya, tiket saya operkan ke mas guido. hanya saja, setelah saya operkan, nyatanya ada kabar tulisan bukan untuk hari senin, tapi untuk hari rabu.

ah. padahal saya sudah kangen bapak ibu.

dingin

Posted in tilik bapak-ibu with tags , , , , on May 24, 2008 by femi adi soempeno

semakin ke jogja, semakin dingin.

itu yang saya rasakan semalam, saat berkereta dari jakarta ke jogja. agaknya musim kemarau sungguh-sungguh sudah tiba! saya menggiggil. angin ini berbeda dengan angin dua minggu silam saat saya pulang ke jogja. angin ini sungguh dingin.

tidur saya jadi tidak nyenyak. saya sibuk merapatkan tubuh saya, membuat badan menjadi lebih hangat, dan kalau bisa lebih panas. tapi apa yang bisa dilakukan selain sedakep?

“sakmenika mlebet mangsa ketiga to mbak …” kata tukang becak yang mengantar saya pulang. iya, iya. ini sudah masuk mangsa ketiga. mangsa-nya jogja atis. dingin.

membayangkan jogja

Posted in tilik bapak-ibu with tags , , , on May 20, 2008 by femi adi soempeno

ah, begini rasanya kalau ujung minggu tidak pulang.

hanya membayangkan apa yang ada di jogja. apa yang ada di rumah. pastilah disana ada kehangatan yang siap menadah kepulangan saya. nyatanya, saya urung pulang.

kursi kayu madura yang hangat luas. saatnya membubuhi bantalan kursi agar sedikit empuk. dan sepertinya harus memburu batik saja untuk mendapatkan motif batik lawas untuk sarung bantal. lik ban pasti akan membikinnya dengan sempurna. dan pasti, ongkosnya jauh lebih murah.

kursi malas di depan teve, kursi surga. merebah di atasnya membuat tak ingin beranjak. apalagi, acara teve yang menarik kadang menyandera tubuh. dan waktu sepertinya berhenti sejenak untuk kenyamanan kecil ini.

isi kulkas yang penuh. makanan. makanan. makanan. apa lagi? goyangan wok diatas kompor membikin perut gemerincing dan memunculkan lelehan gairah makan yang menderas.

humh.

hanya membayangkan saja. membayangkan jogja. kangen.

pulang jogja

Posted in tilik bapak-ibu with tags , , on April 13, 2008 by femi adi soempeno

hari ini esti pulang ke jogja, setelah 2 tahun.

“aku selak pengen bali omah …” katanya. iya, iya. sebentar lagi juga pulang. jogja membuatnya adem. jogja membuatnya tenang. bumijo, bapak, ibu, kembangarum, sanata dharma … jejalin yang tak pernah usang. dan, tahun ini ia pulang. kalau tak meleset, kami akan bikin acara 2 tahun bapak. mumpung esti di jogja. sekalian tilik si bungsu dan kyle yang sedang belajar bahasa indonesia.

“omah koyo ngopo?” tanyanya. ah. lihat saja sendiri. lemari buku sudah saya bikin. kotak kayu besar untuk mewadahi mainannya. ruang kecil yang baru. amben panjang dan cukup untuk meriung berdua.

selamat datang.