kami bertiga duduk menghadapi gelas masing-masing.
saya dan yani dengan soda gembira kami. dan tje dengan cappucino hangatnya. aih. dan reriungan ini menghangat bersama kepulan rokok yang disedot yani dan tje. hangat.
kami membincangkan si anu dan si anu yang lain. sedikit menggosip. tentang si anu yang pacaran dengan si anu. tentang si anu yang kakaknya sedang anu. tentang si anu yang sedang main hati dengan si anu. seru. rasanya seperti waktu masih kuliah dulu. obrolan memanas. penuh gosip dan gelak tawa.
formasinya memang seperti ini, dari dulu. kadang dengan beberapa teman lain. meriuhkan canda.
“malam-malam, aku naik motor. njuk dibajul temon … wah, aku wes GR, berarti aku bagus. eh, jebule pas aku cerito karo kancaku, lonthe-lonthe nang kono ki ncen tumpakane motor dan seneng mbajuli ngono …” kata tje.
hahahaha …









