dingin kian menggiggit saat saya tahu kunci saya patah di dalam. ah. sialan.
saya tak bisa masuk.
tapi masih ada kunci di pintu samping. hanya saja, bagian dalam untuk masuk ke rumah inti tetap saja digerendel dari dalam. weleh. saya sungguh tak bisa masuk.
saya sudah mencoba mencelupkan tangan saya untuk membuka gerendel, hanya saja tak bisa mencapai ke anak grendel yang kedua. jadinya, ya tetap saja tidak bisa dibuka.
mau tak mau, mencari tetangga yang memiliki tangan kecil. jadilah saya minta tolong pada pak RT yang masih meriung di warung bu koyo.
dan bisa dibuka! aah … terima kasih. saya bisa tidur dengan tenang di kasur hangat di dalam kamar. maturnuwun sanget.









